3 Maret 2014

Lingkungan Hukum


Lingkungan Hukum

 Sistem Hukum InternationalPada hakikatnya ada dua macam sistem hukum internasional, yaitu common law dancode law (statute law atau civil law). Dalam praktiknya, kedua sistem hukum ini sangat berbeda. Common law yang dikembangkan di Inggris merupakan sistem hukum yangdidasarkan pada preseden, kebiasaan/konvensi masa lalu, dan interpretasi terhadap hukumapa yang seharusnya diterapkan. Negara yang banyak menerapkan ini adalah Inggris,Amerika Serikat, Kanada, India, Australia, dan negara-negara bekas koloni inggris lainnya.Sedangkan Code law adalah sistem hukum pada peraturan-peraturan legislatif yang tertulis.Hukum ini banyak diterapkan di Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Meksiko, Swiss, danIndonesia. Dalam Code law ada tiga hukum yang berlaku yaitu hukum dagang (commerciallaw), hukum perdata (civil law), dan hukum pidana (criminal law).Perbedaan sistem hukum yang dianut setiap negar dapat menimbulkan beberapa permasalahan. Sebagai contoh, dalam perselisihan hak properti atau hak kepemilikan (yang juga mencakup merek dagang). Di negara-negara yang menganut sistem common law, hak tersebut ditentukan atas dasar sejarah pemakaian properti tersebut. Sedangkan negara-negarayang menerapkan Code law, hak kepemilikan akan diberikan kepada pihak yang telahmendaftarkan hak dagangnya.

source : http://id.scribd.com/doc/60080495/LINGKUNGAN-HUKUM

Lingkungan Ekologi

Ekologi
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari seluruh pola hubungan timbal balik antara mahluk hidup dengan sesamanya dan mahluk hidup dengan komponen sekitarnya.
Ekologi sebenarnya mempertanyakan tentang berbagai hal seperti :
1. Bagaimana alam bekerja
2. Bagaimana spesies beradaptasi dalam habitatnya
3. Apa yang diperlukan dari habitatnya untuk melangsungkan kehidupan
4. Bagaimana mereka mencukupi materi dan energi
5. Bagaimana mereka berinteraksi dengan spesies lain
6. Bagaimana individu dalam spesies itu diatur dan berfungsi sebagai populasi
- Ekologi merupakan disiplin baru dari biologi yang merupakan mata rantai fisik serta proses biologi yang menjembatani antara ilmu alam dan ilmu sosial
- Tahun 1900, Ekologi menjadi acuan ilmu-ilmu lainnya, yang wajib diketahui, karena dapat menerangkan, memberikan ilham, mencari jalan menuju hidup layak
- Setelah 1968, timbul kesadaran lingkungan di seluruh dunia, dimana setiap orang dituntut untuk hemat dalam penggunaan sumber daya, hemat energi, dan dapat mengurangi pencemaran tanah, air, udara, yang merupakan masalah lingkungan sedunia (globalisasi lingkungan)
- Setelah ada gerakan sadar lingkungan (di dunia, 1968 dan di Indonesia 1972), maka setiap orang mulai memikirkan : masalah pencemaran, rusaknya daerah-daerah alami, hutan, pantai, meningkatnya perkembangan penduduk, yang berdampak pada masalah pangan, penggunaan energi, kenaikan suhu akibat efek gas rumah kaca, menipisnya lapisan ozon, dst
Ruang lingkup ekologi dapat dilihat pada spectrum Biologi sekumpulan individu, dari jenis yang sama, terjadi di satu tempat dalam waktu tertentu
-  Spectrum biologi, mulai dari gen, sel, organ, organisme, populasi, komunitas yang bila ditambah dengan materi/mineral dan energi, maka akan menjadi sistem sel, sistem organ, system organisme, system populasi dan ekosistem.
-  Sistem-sistem tersebut bertujuan dan merupakan gabungan dari komponen-komponen yang berinteraksi satu dengan lainnya secara teratur, saling bergantung untuk membentuk suatu keseluruhan.
- Walaupun ekologi penting, ia bukan satu-satunya masukkan untuk mengambil keputusan dalam masalah lingkungan.
Faktor lain yang dalam pengelolaan lingkungan hidup harus dipertimbangkan secara seimbang adalah faktor ekonomi, teknologi, sosial, dan budaya.

source : http://mochammadikhsanudin.wordpress.com/ekologi-dan-ilmu-lingkungan/

Lingkungan Pendidikan

Dasar penyelenggaraan pendidikan di Indonesia adalah :
  1. UUD 1945
  2. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  3. UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan tinggi 
Lingkungan pendidikan merupakan lingkungan tempat berlangsungnya proses pendidikan yang merupakan bagian dari lingkungan sosial. Lingkungan pendidikan dibagi menjadi tiga yaitu:
1. Lingkungan keluarga
Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama dan utama karena manusia pertama kalinya memperoleh pendidikan di lingkungan ini sebelum mengenal lingkungan yang lain. Selain itu manusia mengalami proses pendidikan sejak lahir bahkan sejak dalam kandungan. Pendidikan keluarga dapat dibagi menjadi dua yaitu:
    - pendidikan prenatal (pendidikan dalam kandungan)
    - pendidikan postnatal (pendidikan setelah lahir)
Dasar tanggung jawab keluarga terhadap pendidikan meliputi:
      - Motivasi cinta kasih yang menjiwai hubungan orangtua dengan anaknya.
      - Motivasi kewajiban moral orangtua terhadap anak.
      - Tanggung jawab sosial sebagai bagian dari keluarga.
2. Lingkungan sekolah
Karena perkembangan peradaban manusia, orang tidak mampu lagi untuk mendidik anaknya. Pada masyarakat yang semakin komplek, anak perlu persiapan khusus untuk mencapai masa dewasa. Persiapan ini perlu waktu, tempat dan proses yang khusus. Dengan demikian orang perlu lembaga tertentu untuk menggantikan sebagian fungsinya sebagai pendidik. Lembaga ini disebut sekolah.
Dasar tanggung jawab sekolah akan pendidikan meliputi:
    - tanggung jawab formal kelembagaan
        - tanggung jawab keilmuan
        - tanggung jawab fungsional
3. Lingkungan masyarakat
    Ada 5 pranata sosial (social institutions) yang terdapat di dalam lingkungan sosial yaitu:
    - pranata pendidikan           = bertugas dalam upaya sosialisasi
    - pranata ekonomi              = bertugas mengatur upaya pemenuhan kemakmuran
    - pranata politik                  = bertugas menciptakan integritas dan stabilitas masyarakat
    - pranata teknologi              = bertugas menciptakan teknik untuk mempermudah manusia
    - pranata moral dan etika    = bertugas mengurusi nilai dan penyikapan dalam pergaulan masyarakat

source : Munib, Achmad. 2009. Pengantar Ilmu Pendidikan. Semarang: Unnes Press

Lingkungan Sosial Budaya

Budaya dasar meliputi pola hubungan dan sub hubungan. Untuk pola hubungan antara lain :
  • Dengan diri sendiri mencari kesenangan
  • Dengan diri sendiri aktualisasi diri
  • Dengan sesama
  • Dengan alam
  • Dengan binatang dan tumbuhan
  • Dengan keyakinan dasar dan nilai - nilai : agama, pernikahan, amal, kejujuran dll.
Sedangkan sub budaya meliputi :
  • Kebangsaan
  • Keagamaan
  • Kelompok ras
  • Daerah geografis

Lingkungan Bahasa

Lingkungan Bahasa.

Penafsiran yang terdekat dengan materi Lingkungan Bahasa adalah berburu laba bermodal kata. Bisnis merupakan usaha, kegiatan, dan pekerjaan yang mendapat keuntungan.
Tataran bahasa dibedakan menjadi dua yaitu tataran linguistik dan tataran paralinguistik. Tataran linguistik merupakan bahasa itu sendiri sedangkan tataran paralinguistik adalah sesuatu yang terkait dengan linguistik yang membuat berhasilnya linguistik itu dipakai.


Bahasa merupakan komunikasi.Unsur yang ada dalam bahasa adalah sebagai berikut bunyi bahasa, kata kalimat, dan wacana.

Fungsi dari bahasa ialah emotif, referensial, konatif, puitis, fatis, dan metalingual. Kemudian dalam bahasa juga ada teori SPEAKING sebagai berikut :
  • Setting adalah waktu dan tempat
  • Participants adalah orang yang terlibat dalam
  • Ends adalah tujuan
  • Act adalah tindak pemakaian bahasa
  • Key adalah semangat
  • Intrumental adalah cara
  • Norm adalah tata aturan yang berlaku
  • Genres adalah ragam bahasa